Webinar FIKP-UMRAH Dengan Tema “From Lab to Market” Motivasi Kreativitas Mahasiswa

48
2441

Fakultas Ilmu kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji kembali melakukan Webinar (26/06/2020), kali ini mengangkat tema “From Lab to Market”  demi tujuan memotivasi mahasiswa dan juga lulusan FIKP agar memiliki daya saing dalam dunia usaha,  terutama dalam bidang perikanan dengan mengangkat hasil penelitian mereka yang dalam skala laboratorium menjadi produk atau teknologi komersial yang dapat diterima pasar.

Webinar kali ini dipandu oleh M. Nur Ghoyatul Amin, S.TP, MP, M.Sc yang merupakan dosen Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga dan juga merupakan PhD student, jurusan kimia pangan di Universitat fur Bodenkultur Wien, Austria. Sebagai moderator Ia mengungkapkan bahwa tema yang diangkat “From Lab to Market” sangat menarik Perkembangan dan Kemajuan Teknologi membawa Perguruan Tinggi harus Link Macth dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU-DI) untuk menjawab besarnya potensi market produk perikanan. Berbagai produk inovasi hasil perikanan telah banyak dihasilkan di Perguruan Tinggi namun kendala yang dihadapi saat ini adalah belum banyak digunakan produk inovasi hasil riset oleh UMKM atau Dunia Usaha. Kemampuan dalam menjual ide atau produk inovasi menjadi tantangan dan peluang di era digital saat ini.

Terdapat dua narasumber dalam webinar kali ini seperti yang disampaikan host, Endah Putri Apriliani yang merupakan seorang mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FIKP UMRAH. Narasumber yang pertama adalah Natalia Prodiana, S.Pi., M.Si yang nerupakan Owner Lasaree Seaweed Yogurt dan juga bekerja Bekerja di Balai Besar Pengujian Penerapan Produk Kelautan dan Perikanan (BBP3KP) dari tahun 2005 sampai sekarang. Ia menyatakan banyaknya inovasi yang diciptakan dalam skala laboratorium oleh mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir harus dapat dikembangkang, sehingga dapat dipakai oleh pelaku pengusaha hingga terciptanya komersialisasi inovasi “from lab to market” .

Dalam webinar ini Natalia Prodiana tak segan-segan untuk sharing ilmu dan pengalaman nya untuk mewujudkan ini. Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu taktik terpenting untuk mewujudkan komersialisasi baik berupa produk atau teknologi adalah kepintaran si pencipta teknologi/produk untuk menyesuaikan hasil inovasinya berdasarkan kebutuhan si pelaku usaha. Webinar berlanjut dengan paparan oleh narasumber kedua yaitu Ary Nugraha S.IP seorang  Founder/ CEO Keroncongantar.com  dan juga pengurus HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kota Pekanbaru. Ary Nugraha berbagi pengalaman nya sebagai pelaku usaha yang menerapkan sistim online selama empat tahun. Ia menyatakan bahwa internet mempermudah dalam memperoleh penghasilan, dan menghimbau mahasiswa lebih memanfaatkan smartphone, media sosial untuk yang bermanfaat (ipp).

Artikulli paraprakISPIKAN DPC KEPRI dan FIKP UMRAH Sukses Gelar Webinar Dengan Tema “Kupas Tuntas Kehidupan dan Manfaat Siput Gonggong Sebagai Ikon Tanjungpinang-Kepri”
Artikulli tjetërPEMILIHAN DEKAN FIKP-UMRAH PERIODE 2020-2024

48 KOMENTAR

  1. Read reviews and was a little hesitant since I had already inputted my order. in addition to but thank god, I had no issues. appreciate the received item in a timely matter, they are in new condition. regardless so happy I made the purchase. Will be definitely be purchasing again.
    cheap jordans online

  2. Thank you very much for sharing. Your article was very helpful for me to build a paper on gate.io. After reading your article, I think the idea is very good and the creative techniques are also very innovative. However, I have some different opinions, and I will continue to follow your reply.

  3. I may need your help. I’ve been doing research on gate io recently, and I’ve tried a lot of different things. Later, I read your article, and I think your way of writing has given me some innovative ideas, thank you very much.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here