Penerimaan Proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Bidang Di Tahun 2016 Untuk Pendanaan Kemenristekdikti Tahun 2017

0
9

PENERIMAAN PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) 5 BIDANG DI TAHUN 2016 UNTUK PENDANAAN KEMENRISTEKDIKTI TAHUN 2017

Kepada seluruh mahasiswa FIKP UMRAH yang berminat untuk mengembangkan wawasan dan meraih prestasi di tingkat nasonal dengan ide dan krativitas yang di miliki, maka dapat membuat suatu karya ilmiah yang dapat di ikut sertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 5 Penerimaan Proposal PKM Tahun 2016 Pendanaan Tahun 2017

Penerimaan proposal di buka mulai tanggal tanggal 10 Oktober sampai dengan 12 November 2016, maka mulai dari sekarang sudah dapat di perisapkan ide-ide yang kreativ dan mulai menyusun proposal mengacu pada buku panduan yang dapat di download di link ini:

http://belmawa.ristekdikti.go.id/wp-content/uploads/2016/10/Pedoman-PKM-2016-belmawa.pdf
Untuk mendapatkan username dan password ketua, katua tim segera melapor ke operator perguruan tinggi UMRAH ke Ibu Mei diruangan LP3M kampus Dompak.
lihat juga di website dikti: http://simbelmawa.ristekdikti.go.id untuk perkembangan informasi terbarunya

 

Dibawah ini ada beberapa tips saya yang dapat di gunakan oleh mahasiswa:

  1. Tips untuk mendapatkan ide yang bagus:
  2. Kenali potensi lokal daerah
  3. Sesuaikan dengan bidang ilmu yang di kuasai
  4. Permasalahan yang di temukan harus realistis
  5. Solusi yang ingin di konsep dalam karya ilmiah harus realistis dan dapat di aplikaskan
  6. Mengangkat potensi lokal atau kearifan lokal menjadi ilmiah
  7. Manfaat dari solusi yang di rancang harus realistis dan dapat di aplikaskan
  8. Konsutasi dengan pembimbing pada bidangnya
  9. Lakukan survey untuk melihat permasalahan nyata
  10. Lakukan pencarian literatur yang mendukung ide

 

Tips untuk mengahasilkan tulisan naskah karya ilmiah yang bagus:

  1. Susunlah ide dan proposal jaujauh hari sebelum batas penerimaan proposal agar karya yang dihasilkan lebih matang. Hindari menyusun proposal mendekati batas akhir penerimaan proposal karena akan terburu-buru dan hasilnya tidak maksimal.
  2. Ikuti seluruh instruksi panduan , aturan, dan tata cara penulisan pada buku panduan PKM
  3. Ide di tuangkan dalam tulisan pada naskah harus menggunakan bahasa indonesia yang baku, hindari penulisan bahasa daerah, kecuali untuk keunikan lokal
  4. Ide di tuliskan secara sistematis, singkap, padat dan jelas. Hindari penulisan yang berbelit-belit an berulang-ulang hal itu hanya akan membuat reviwer bingun dan menandakan bahwa penulisnya tidak menguasai bahan
  5. Judul harus sudah fokus pada kegiatan yang di rencanakan sesuai ide. Hindari pembuatan judul yang terlalu umum karena akan terkesan penulis tidak tahu fokus permasalahan yang akan di tuntaskannya
  6. Konsultasi dengan pembimbing pada bidangnya
  7. Lakukan diskusi dengan anggota kelompok
  8. Susunlah metode dan proses kerja secara sistematis yang memang fokus pada didapatnya solusi yang realistis
  9. Susun anggaran dana yang realistis sesuai kebutuhan dan harganya wajar serta maksimalkan anggaran yang disusun agar kegiatannya dapat bejalan dengan baik dan sesuai/mendekati angka pendanaan dari buku panduan pada setiap skema PKM

Tips untuk memilih anggota kelompok:

  1. Cari anggota yang memiliki semangat untuk berprestasi yang sama dengan kita. Hindari merekrut anggota yang hanya ingin nebeng nama saja karena kan jadi beban
  2. Cari anggota yang memang bidang ilmunya di butuhkan dalam ide kita, misal untuk membuat software identifikasi mangrove maka di butuhkan mahasiswa pada bidang/jurusan ilmu kelautan yang mengenal mangrovenya dan mahasiswa teknik informatika yang mengenal pembuatan softwarenya
  3. Cari anggota yang berbeda angkatan dimana ada anggota dari angkatan yang junior agar terjadi regenerasi

 

Tips beberapa topik yang berpotensi di angkat untuk PKM:

  1. Coba tanyakan ke prodi masing-masing mengenai objek yang menjadi fokus penelitian diprodinya, biasanya dalam benetuk roadmap penelitian prodi seperti:
  2. Pulau-pulau kecil
  3. Terumbu karang
  4. Padang lamun
  5. Hutan mangrove
  6. Kuda laut (hewan terancam punah)
  7. Siput gonggong (hewan khas Biintan)
  8. Ikan Bawal bintang (Salah satu Ikan unggulan budidaya di Kepri yang belum banyak diteliti).

 

Jika tidak ada roadmap prodi, maka coba angkat topik ini:

  1. Pedek (makanan fermentasi dari ikan teri)
  2. Cencalok (makanan fermentasi dari udang popay)
  3. Mangrove (kandungan bioaktiv)
  4. Mangrove (bius ikan)
  5. Mangrove (pemanfaatan buat sebagai tepung dan makanan)
  6. Mangrove (ekowisata)
  7. Siput gonggong (variasi olahan makanan)
  8. Siput kila (penangkapan gonngong dengan bioteknologi)
  9. Lamun (kandungan bioaktiv)
  10. Lamun (sampah di jadikan kompos)
  11. Lamun (sampah di jadikan biogas)
  12. Lamun (ekowisata)
  13. Rumput laut (kandungan bioaktiv)
  14. Rumput laut (variasi olahan makanan)
  15. Ikan Budidaya (pakan buatan untuk larva)
  16. Ikan Budidaya (kultur pakan alami)
  17. Ikan Budidaya (rekayasa genetik mengasilkan ikan unggul)
  18. Ikan Budidaya (pembuatan pakan dari bahan tempatan)
  19. Karang (tansplantasi karang berbentik struktur bangunan)
  20. Karang (ekowisata)
  21. Karang (kandungan bioaktiv)
  22. Alat (fiter air bersih)
  23. Alat (robot pengamatan bawah air)
  24. Alat (energi terbarukan dari angin, ombak, arus)
  25. Alat (mesin pengupas kulit buah mangrove dan penepungan)
  26. Alat (baju selam wanita khusu muslimah seusai stndart syariah islam)
  27. Alat (rancanng bangun keramba jarin gapung yang efisien)
  28. Alat (software identifiksi mangrove)

 

Semoga bermanfaat.

Tanjungpinang 11 Oktober 2016

HENKY IRAWAN, S.Pi, MP, M.Sc

NIDN. 1004048303

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here