Dosen FIKP UMRAH Raih Peringkat Ilmuwan Perikanan Terbaik Indonesia Versi AD Scientific Index 2026

Tanjungpinang – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dan internasional. Salah satu dosen Program Studi Budidaya Perairan FIKP UMRAH, Henky Irawan, berhasil meraih peringkat pertama ilmuwan bidang perikanan di Indonesia berdasarkan pemeringkatan AD Scientific Index 2026.

Dalam kategori Perikanan, Henky Irawan menempati posisi pertama nasional dari total 753 ilmuwan perikanan di Indonesia. Capaian tersebut menempatkannya dalam jajaran Top 0,13 persen ilmuwan perikanan terbaik nasional. Tidak hanya di tingkat nasional, prestasi tersebut juga tercatat pada level internasional dengan peringkat ke-20 di Asia dari 2.883 ilmuwan perikanan, serta peringkat ke-127 dunia dari 7.531 ilmuwan perikanan global.

AD Scientific Index merupakan lembaga pemeringkatan internasional yang menilai performa akademisi berdasarkan produktivitas publikasi ilmiah, jumlah sitasi, serta indikator H-index yang tercatat dalam basis data akademik global. Melalui capaian tersebut, Henky dinilai sebagai salah satu ilmuwan perikanan paling berpengaruh di Indonesia.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa akademisi FIKP UMRAH mampu bersaing di tingkat global melalui kontribusi riset dan pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Dalam aktivitas akademiknya, Henky aktif melakukan penelitian dan kolaborasi ilmiah yang berfokus pada isu kelautan dan wilayah pesisir. Beberapa bidang riset yang dikembangkan meliputi restorasi mangrove, lamun, dan terumbu karang, bioteknologi serta teknologi akuakultur, blue carbon, ketahanan pesisir, hingga konsep restorative mangrove aquaculture. Penelitian tersebut turut memberikan kontribusi terhadap penanganan isu global seperti perubahan iklim dan konservasi ekosistem pesisir.

Henky menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari proses riset dan kolaborasi ilmiah yang panjang. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menunjukkan bahwa UMRAH dan Kepulauan Riau mampu hadir dalam peta keilmuan internasional.

Laporan Oleh:

Widya Septyati, S.P., M.Si.

Editor

M. Johar Rudin,S.Pi.,M.Si

Scroll to Top