LAB LINKS 2026 Seri Ke-3, Marine Sociopreneurship Laboratory Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa di Bidang Pemasaran Digital

Tanjungpinang – Marine Sociopreneurship Laboratory, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), sukses menyelenggarakan Pelatihan Dasar Pemasaran Digital Produk Hasil Perikanan sebagai bagian dari rangkaian LAB LINKS 2026 (Laboratory Learning, Innovation and Knowledge Series 2026), Rabu (01/07/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh 15 mahasiswa yang berasal dari Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan (MSP), Sosial Ekonomi Perikanan (SEP), Akuntansi, dan Bisnis Digital.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam memahami strategi pemasaran digital, sekaligus memperkenalkan berbagai pendekatan pemasaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing produk hasil perikanan di era digital. Menghadirkan Mita Elvira, S.E., M.B.A., Dosen Program Studi Bisnis Digital, pelatihan membahas pentingnya membangun strategi pemasaran yang tidak hanya berorientasi pada penjualan, tetapi juga pada penciptaan nilai melalui konten digital yang berkualitas.

Dalam paparannya, Mita menjelaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan pemasaran digital adalah kemampuan menghasilkan konten yang informatif, relevan, dan menarik bagi target konsumen. Menurutnya, konten yang baik mampu menarik perhatian (attract) calon pelanggan, meningkatkan kesadaran terhadap merek (brand awareness), membangun kepercayaan, hingga mendorong audiens melakukan tindakan (conversion) yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan traffic dan penjualan produk.

“Di era digital, konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga mencari informasi dan pengalaman. Oleh karena itu, pelaku usaha perlu menghadirkan konten yang mampu menjawab kebutuhan konsumen sekaligus membangun hubungan yang berkelanjutan,” jelas Mita.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta berdiskusi mengenai tantangan pemasaran produk perikanan, pemanfaatan media sosial oleh UMKM, Teknik viral marketing pada pemasaran digital hingga isu AI dalam pemasaran digital.

Salah satu peserta, Nicky Aprillian Saputra, mahasiswa Program Studi Akuntansi, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan tidak hanya relevan bagi mahasiswa yang memiliki minat di bidang bisnis, tetapi juga memberikan perspektif baru mengenai pentingnya strategi pemasaran digital dalam meningkatkan nilai tambah suatu produk.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman mengenai bagaimana menyusun strategi pemasaran digital yang efektif. Saya jadi mengetahui bahwa keberhasilan menjual produk tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga bagaimana membangun komunikasi yang menarik melalui konten digital. Materi yang disampaikan sangat aplikatif dan dapat menjadi bekal bagi kami untuk mengembangkan usaha di masa depan,” ungkap Nicky.

Melalui kegiatan ini, Marine Sociopreneurship Laboratory berharap mahasiswa memiliki kemampuan yang lebih baik dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pengembangan produk hasil perikanan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan industri digital. Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen FIKP UMRAH melalui program LAB LINKS 2026 dalam menghadirkan pembelajaran laboratorium yang aplikatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Laporan Oleh:

Widya Septyati, S.P., M.Si.

Editor

M. Johar Rudin,S.Pi.,M.Si

Scroll to Top