Dosen THP UMRAH Dorong Pertanian Berkelanjutan Melalui Inovasi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Ikan dan Nanas di Desa Kundur

Karimun, 20 Juli 2026 – Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Produksi Pupuk Organik Cair Berbasis Limbah Ikan dan Nanas” di Desa Kundur, Kabupaten Karimun, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang melibatkan Kelompok Tani Tandur Tuwuh Tailong, perangkat desa, dan masyarakat ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan inovasi berbasis potensi lokal untuk mendukung pertanian yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan limbah perikanan dan limbah nanas sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC), prinsip fermentasi, fungsi unsur hara bagi tanaman, hingga praktik langsung pembuatan pupuk menggunakan teknologi tepat guna yang sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat.

Ketua Tim Pengabdian, R. Fathul Rahman, S.Pi., M.Si., menjelaskan bahwa wilayah pesisir memiliki potensi limbah organik yang melimpah, khususnya limbah ikan yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, limbah tersebut masih mengandung unsur hara penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalsium yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkenalkan teknologi yang sederhana, murah, dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Limbah yang sebelumnya tidak memiliki nilai ekonomi dapat diolah menjadi pupuk organik cair yang bermanfaat bagi pertanian sekaligus membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Kami berharap inovasi ini mampu meningkatkan kemandirian petani serta membuka peluang usaha berbasis potensi lokal,” ujar R. Fathul Rahman.

Selain memberikan pelatihan teknis, tim pengabdian juga mengajak peserta memahami konsep ekonomi sirkular (circular economy), yaitu mengubah limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah sehingga mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi pertanian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan mengenai perbedaan pupuk organik cair dan pupuk kimia, manfaat unsur hara nitrogen, fosfor, dan kalium bagi tanaman, teknik fermentasi, hingga peluang pengembangan usaha pupuk organik di tingkat kelompok tani.

Kepala Desa Kundur, Marhalim, menyampaikan apresiasinya kepada tim pengabdian UMRAH atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat desa, khususnya dalam mendukung sektor pertanian.

“Kami merasa senang dan menyambut baik kegiatan pengabdian yang dilaksanakan oleh dosen-dosen UMRAH di Desa Kundur. Materi yang diberikan sangat aplikatif karena memanfaatkan potensi yang ada di desa kami. Kami berharap kerja sama antara Pemerintah Desa Kundur dan Universitas Maritim Raja Ali Haji dapat terus berlanjut melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” ujar Marhalim.

Senada dengan itu, Ketua Kelompok Tani Tandur Tuwuh Tailong, Eliza Widiawati, mengaku sangat terbantu dengan pelatihan yang diberikan karena membuka wawasan baru mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pengabdian ini. Selama ini limbah ikan dan limbah buah belum dimanfaatkan secara maksimal, padahal ternyata bisa diolah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya pada satu kali pelatihan, tetapi terus berlanjut melalui pendampingan, pelatihan lanjutan, hingga pengembangan produk agar kelompok tani kami semakin mandiri dan mampu menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi,” ungkap Eliza Widiawati.

Program pengabdian ini dipimpin oleh R. Fathul Rahman, S.Pi., M.Si., dengan anggota tim R. Marwita Sari Putri, S.Pi., M.Si., Hanifaturrahmi Andrina, S.Ds., M.Ds., Cindytia Prastari, S.Pi., M.Si., dan Jumsurizal, S.Pi., M.Si. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, yaitu Hasril Sufandi, Ade Salomo, Tiara Dhamar Sita, dan Marini, yang berperan dalam pembuatan prototipe tong komposter serta mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan. Program ini didanai melalui skema Hibah Pengabdian kepada Masyarakat yang dikelola oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Tahun Anggaran 2026, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap implementasi tridarma perguruan tinggi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan kelompok tani, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan melalui pemanfaatan sumber daya lokal. Program Studi Teknologi Hasil Perikanan UMRAH juga berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan masyarakat melalui kegiatan penelitian dan pengabdian yang berkelanjutan, sehingga inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti sebagai transfer ilmu, tetapi mampu berkembang menjadi solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Laporan Oleh:

R. Fathul Rahman, S.Pi., M.Si

Editor

M. Johar Rudin,S.Pi.,M.Si

Scroll to Top