Dosen UMRAH Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Produk Inovatif “SeaTaste Roll” bagi Masyarakat Desa Kundur

Kundur, Karimun — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melaksanakan kegiatan “Sosialisasi dan Pelatihan Produk Inovatif SeaTaste Roll melalui Pemberdayaan Masyarakat Kepulauan Desa Kundur Kabupaten Karimun” pada 16–18 September 2026 di Desa Kundur, Kabupaten Karimun. Kegiatan ini dipimpin oleh Cindytia Prastari, S.Pi., M.Si., dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP) UMRAH, dengan mitra kegiatan Ibu PPK Desa Kundur.

Kegiatan tersebut melibatkan tim pelaksana yang terdiri atas Cindytia Prastari, S.Pi., M.Si. selaku ketua, serta Anggrei Viona Seulalae, M.Si. dan Dian Mustika Intan, S.H., M.H. sebagai anggota pelaksana dari bidang Teknologi Hasil Perikanan dan Ilmu Hukum UMRAH. Program PKM ini dilaksanakan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat kepulauan melalui pemanfaatan rumput laut dan hasil perikanan lokal menjadi produk pangan inovatif bernilai tambah. Salah satu produk yang diperkenalkan adalah SeaTaste Roll, yaitu produk olahan dengan pemanfaatan ikan tenggiri dan tepung rumput laut sebagai bagian dari formulasi produk.

Menurut tim pelaksana, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat Desa Kundur, khususnya melalui peningkatan keterampilan dalam mengolah sumber daya laut menjadi produk yang berkualitas, bernilai tambah, sekaligus membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar mengenai manajemen usaha mikro dan legalitas usaha.

Dalam pelatihan, masyarakat diperkenalkan secara langsung pada bahan dan tahapan pembuatan SeaTaste Roll, mulai dari pembuatan kulit hingga formulasi isian berbahan dasar daging ikan tenggiri, daging ayam, dan tepung rumput laut. Produk tersebut juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai pangan siap saji maupun frozen food, sehingga membuka peluang diversifikasi produk hasil perikanan lokal. Selain keterampilan pengolahan pangan, kegiatan juga memberikan edukasi mengenai pengemasan dan legalitas usaha. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai informasi yang perlu dicantumkan pada kemasan produk UMKM, antara lain nama dan merek produk, komposisi, netto, tanggal produksi dan kedaluwarsa, cara penyajian dan penyimpanan, kontak produsen, label halal, serta izin PIRT.

Tim juga memberikan sosialisasi mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai salah satu bentuk legalitas bagi pelaku usaha. Materi mencakup manfaat NIB bagi UMKM, termasuk sebagai dasar untuk pengurusan berbagai perizinan usaha serta mendukung akses terhadap program bantuan, pembiayaan, dan kerja sama bisnis. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, masyarakat Desa Kundur diharapkan tidak hanya mampu menghasilkan produk pangan inovatif, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pengembangan usaha, pengemasan, dan legalitas produk, sehingga potensi sumber daya laut setempat dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih besar.

SeaTaste Roll dikembangkan dengan mengintegrasikan potensi bahan pangan lokal dengan inovasi pengolahan hasil perikanan. Produk ini memiliki keunggulan dari sisi bahan baku, antara lain penggunaan ikan sebagai sumber protein dan omega-3 serta rumput laut sebagai sumber serat, mineral, dan senyawa antioksidan.

Kegiatan PKM ini sekaligus menjadi upaya UMRAH dalam memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat pesisir dan kepulauan, khususnya melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha masyarakat. Program tersebut didanai melalui Pendanaan Internal Pengabdian kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Maritim Raja Ali Haji Tahun Anggaran 2026, dengan No. Kontrak 109/DST/UN.53.0004/PKM/2026.

Laporan Oleh:

Widya Septyati, S.P., M.Si.

Editor

M. Johar Rudin,S.Pi.,M.Si

Scroll to Top