Tanjungpinang, 22 September 2026 — Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali menyelenggarakan Marine Gurindam Seminar Series #10 pada Selasa (22/9) di Amphitheater Room, Lantai 4 Gedung B, Kampus Dompak UMRAH. Seminar mengangkat tema “Inovasi Gel Akuatik (Hydrogel, Oleogel, Aerogel) dari Rumput Laut dan Minyak Ikan: Peluang Riset dan Hilirisasi Produk Perikanan” sebagai wadah penguatan kolaborasi riset dan hilirisasi inovasi berbasis sumber daya hayati laut.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan I FIKP UMRAH yaitu Dr. Muzahar, S.Pi., M.Si, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengembangan teknologi biomaterial berbasis rumput laut dan hasil perikanan merupakan salah satu arah strategis penelitian di lingkungan FIKP. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara dosen, mahasiswa, peneliti, dan mitra industri dalam menghasilkan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai tambah bagi masyarakat dan sektor perikanan nasional.
Seminar menghadirkan Dr. Eng. Wahyu Ramadhan, S.Pi., M.Si., Asisten Direktur Pengembangan Program Direktorat Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran IPB University, sebagai narasumber utama. Pada kesempatan tersebut, beliau memaparkan perkembangan terkini teknologi hydrogel, oleogel, dan aerogel yang dikembangkan dari biopolimer rumput laut serta minyak ikan sebagai bahan baku fungsional dengan potensi aplikasi luas di bidang pangan, kesehatan, kosmetik, hingga rekayasa biomaterial.


Dalam paparannya, Dr. Wahyu menjelaskan bahwa pemanfaatan hidrokolloid laut tidak lagi terbatas sebagai bahan pengental atau pembentuk gel konvensional, melainkan telah berkembang menjadi platform material inovatif yang mampu meningkatkan stabilitas senyawa bioaktif, memperbaiki karakteristik produk, serta mendukung pengembangan produk bernilai ekonomi tinggi. Beliau juga mendorong akademisi muda untuk memperkuat riset yang berorientasi pada hilirisasi sehingga hasil penelitian dapat diterjemahkan menjadi produk dan teknologi yang siap dimanfaatkan industri.
Diskusi berlangsung interaktif dengan dipandu oleh Prof. Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si., dosen Program Studi Teknologi Hasil Perikanan FIKP UMRAH, sebagai moderator. Berbagai pertanyaan dari peserta membahas peluang kolaborasi penelitian, pengembangan biomaterial berbasis rumput laut Kepulauan Riau, hingga strategi meningkatkan kesiapan teknologi (Technology Readiness Level) menuju komersialisasi.

Kegiatan ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, peneliti, serta sivitas akademika FIKP UMRAH. Melalui penyelenggaraan Marine Gurindam Seminar Series, FIKP UMRAH terus berkomitmen menghadirkan forum ilmiah yang mempertemukan pakar nasional dengan komunitas akademik untuk memperkuat budaya riset, inovasi, dan hilirisasi produk kelautan dan perikanan di Indonesia.

