Dosen FIKP UMRAH Sosialisasikan Pemanfaatan Fish Apartment untuk Pemulihan Stok Ikan dan Peningkatan Keanekaragaman Hayati di Perairan Tanjung Siambang

Dompak, 5 Oktober 2026 – Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pemanfaatan fish apartment sebagai salah satu upaya pemulihan stok ikan dan peningkatan keanekaragaman hayati di perairan Pantai Tanjung Siambang, Pulau Dompak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Oktober 2026, bertempat di Sekretariat DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini melibatkan dosen UMRAH, yaitu Mario Putra Suhana, S.Pi., M.Si., Jumsurizal, S.Pi., M.Si., M. Johar Rudin, S.Pi., M.Si., dan Ir. Emhade Arman Erhaqim, S.T., M.Arch. Kegiatan juga melibatkan mahasiswa serta kelompok masyarakat nelayan sebagai mitra dalam pelaksanaan program.

Sosialisasi diikuti oleh Pokdakan Basing Betuah, kelompok nelayan yang berada di Desa Dompak dengan jumlah anggota sebanyak 10 orang dan diketuai oleh Ramadhan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perangkat masyarakat setempat, khususnya Ketua RT, Suhaimin, yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program pemasangan fish apartment di wilayah perairan sekitar Dompak. Dalam sambutannya, Suhaimin menyampaikan bahwa keberadaan fish apartment diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keberadaan sumber daya ikan di sekitar lokasi pemasangan. Menurutnya, rumah ikan tersebut berpotensi menjadi habitat dan tempat berlindung bagi ikan sehingga dapat mendukung peningkatan populasi ikan di sekitar perairan.

“Adanya rumah ikan ini diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap populasi ikan di titik lokasi pemasangan. Kelompok nelayan yang ada di sekitar lokasi juga diharapkan dapat memanfaatkan sumber daya ikan dengan lokasi penangkapan yang lebih dekat,” ungkap Suhaimin.

Kegiatan sosialisasi dibuka oleh Jumsurizal, S.Pi., M.Si. selaku perwakilan tim pengabdian kepada masyarakat. Dalam pembukaannya, Jumsurizal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem dan sumber daya ikan.

Materi sosialisasi dan pelatihan kemudian disampaikan oleh M. Johar Rudin, S.Pi., M.Si. Materi difokuskan pada pengenalan fish apartment, teknis pembuatan, prinsip pemanfaatannya sebagai habitat ikan, serta tata cara pemasangan struktur tersebut di bawah perairan. Johar menjelaskan bahwa fish apartment dirancang sebagai struktur buatan yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung, mencari makan, serta area berkumpulnya organisme perairan. Keberadaan struktur tersebut diharapkan dapat menciptakan mikrohabitat baru yang mendukung proses pemulihan ekosistem dan sumber daya ikan di wilayah pesisir.

Selain menjelaskan teknis pembuatan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menentukan lokasi pemasangan secara tepat. Penentuan lokasi mempertimbangkan kondisi perairan, kedalaman, karakteristik dasar perairan, serta kesesuaian lokasi dengan tujuan pemasangan fish apartment. Pemahaman tersebut diberikan agar kelompok nelayan dapat terlibat secara aktif dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas rumah ikan secara berkelanjutan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan penyerahan fish apartment secara simbolis kepada Pokdakan Basing Betuah. Penyerahan dilakukan oleh Jumsurizal, S.Pi., M.Si. kepada Busra, selaku perwakilan kelompok nelayan. Penyerahan tersebut menjadi simbol kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat nelayan dalam mendukung pengelolaan sumber daya pesisir yang berkelanjutan. Melalui keterlibatan kelompok nelayan, keberadaan fish apartment diharapkan tidak hanya menjadi sarana pemulihan habitat, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem perairan dan sumber daya ikan.

Setelah kegiatan sosialisasi dan pelatihan selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan fish apartment secara langsung di perairan. Pemasangan dilakukan pada titik lokasi yang telah ditentukan sebelumnya, yaitu di sekitar Pulau Basing Betuah, wilayah perairan Pulau Dompak. Proses pemasangan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan kelompok nelayan Pokdakan Basing Betuah, tim dosen UMRAH, serta mahasiswa. Keterlibatan masyarakat secara langsung dalam proses pemasangan menjadi bagian penting dari kegiatan pengabdian karena memberikan pengalaman praktis kepada kelompok nelayan mengenai bagaimana struktur fish apartment ditempatkan dan diposisikan di bawah perairan.

Kegiatan pemasangan diawali dengan persiapan peralatan dan fish apartment, kemudian dilanjutkan dengan membawa struktur menuju titik lokasi yang telah ditentukan. Selanjutnya, fish apartment ditempatkan dan dipasang di dasar perairan dengan memperhatikan posisi dan kestabilan struktur agar dapat berfungsi secara optimal sebagai habitat buatan bagi organisme perairan. Kegiatan ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan dari perguruan tinggi kepada masyarakat. Kelompok nelayan tidak hanya menerima fish apartment sebagai fasilitas, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai fungsi, teknik pemasangan, serta pentingnya menjaga keberadaan struktur tersebut agar dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Pemasangan fish apartment di perairan Tanjung Siambang diharapkan dapat menjadi salah satu langkah awal dalam mendukung pemulihan habitat ikan dan peningkatan keanekaragaman hayati di wilayah pesisir Pulau Dompak. Struktur buatan tersebut diharapkan dapat menyediakan ruang berlindung dan habitat bagi ikan maupun organisme perairan lainnya sehingga dapat mendukung terbentuknya komunitas biota di sekitar lokasi pemasangan. Selain aspek ekologis, kegiatan ini juga memiliki dimensi sosial melalui penguatan kapasitas kelompok nelayan. Keterlibatan Pokdakan Basing Betuah sejak tahap sosialisasi, pelatihan hingga pemasangan diharapkan dapat meningkatkan rasa memiliki dan tanggung jawab masyarakat terhadap keberlanjutan fish apartment yang telah ditempatkan.

Kolaborasi antara UMRAH, kelompok nelayan, perangkat masyarakat, dan mahasiswa menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan wilayah pesisir berbasis masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan melalui pemantauan kondisi fish apartment dan perubahan komunitas ikan di sekitar lokasi pemasangan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, UMRAH menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat pesisir. Keberadaan fish apartment di perairan sekitar Pulau Basing Betuah diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis bagi ekosistem serta manfaat ekonomi bagi masyarakat nelayan di sekitarnya dalam jangka panjang.

Laporan Oleh:

Ir. Emhade Arman Erhaqim, S.T., M.Arch.

Editor

M. Johar Rudin,S.Pi.,M.Si

Scroll to Top