Tanjungpinang – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), melalui Oceanography and Underwater Remote Sensing Laboratory, telah menyelenggarakan pelatihan teknik akuisisi dan pengolahan data hidroakustik pada 8 Oktober 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari program LAB LINKs 2026 #6 yang bertujuan memperkenalkan pemanfaatan teknologi hidroakustik untuk mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kompetensi di bidang kelautan.


Pelatihan ini menghadirkan Dr. Asep Priatna, S.Pi., M.Si., peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai narasumber. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dan dosen untuk memperluas wawasan mengenai teknik akuisisi serta pengolahan data hidroakustik, khususnya dalam mendukung pemahaman dan pemetaan kondisi bawah laut.
Perkenalkan Teknologi Hidroakustik untuk Eksplorasi Bawah Laut
Teknologi hidroakustik merupakan salah satu pendekatan yang dimanfaatkan dalam pengamatan dan eksplorasi lingkungan bawah laut. Melalui penggunaan gelombang suara, teknologi ini dapat membantu memperoleh informasi mengenai karakteristik dasar perairan dan berbagai objek di bawah permukaan laut.


Dalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan pada teknik akuisisi dan pengolahan data hidroakustik serta pemanfaatan hasilnya untuk mendukung analisis kondisi bawah laut. Pengetahuan tersebut relevan bagi pengembangan kegiatan akademik dan penelitian, terutama yang berkaitan dengan oseanografi, pemetaan dasar perairan, dan pemanfaatan teknologi observasi laut.
Kehadiran narasumber dari BRIN juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh wawasan dari praktisi penelitian, sekaligus mengenal penerapan teknologi hidroakustik dalam mendukung kegiatan riset kelautan.
LAB LINKs sebagai Wadah Pengembangan Kompetensi
Pelaksanaan LAB LINKs 2026 #6 merupakan bagian dari upaya FIKP UMRAH dalam mengoptimalkan peran laboratorium sebagai sarana pembelajaran dan pengembangan keterampilan berbasis teknologi. Program ini juga memperluas akses sivitas akademika terhadap pengetahuan dan metode yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang kelautan dan perikanan.
Melalui kegiatan pelatihan, laboratorium tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas praktikum, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kompetensi yang mendukung peningkatan kapasitas mahasiswa dan dosen.


Ke depan, program LAB LINKs diharapkan terus menghadirkan kegiatan edukatif yang memperkenalkan teknologi, metode, dan pendekatan baru dalam bidang kelautan dan perikanan. Dengan demikian, laboratorium di lingkungan FIKP UMRAH dapat semakin berperan dalam mendukung pembelajaran yang aplikatif serta pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang kelautan.

