Tanjungpinang, 16 Oktober 2026 – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka peningkatan kurikulum Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya fakultas untuk mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum agar semakin relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika sektor kelautan dan perikanan.
Kegiatan ini melibatkan alumni serta berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) yang berasal dari sektor industri, pemerintahan, dan desa. Kehadiran para pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan perspektif yang beragam mengenai kebutuhan kompetensi lulusan, tantangan di lapangan, serta peluang pengembangan sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan.

FGD diawali dengan sambutan Ketua Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan, Bapak Dr. Arief Pratomo, S.T., M.Si., kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan kegiatan oleh Wakil Dekan I FIKP UMRAH, Bapak Dr. Muzahar, S.Pi., M.Si.
Agenda berikutnya adalah penyampaian kurikulum Program Studi Ilmu Kelautan oleh Ibu Jelita Rahma Hidayati, M.Si., serta pemaparan kurikulum Program Studi Teknologi Perikanan Tangkap. Kedua pemaparan tersebut menjadi pengantar bagi peserta untuk memahami arah pengembangan kurikulum yang sedang dievaluasi dan disempurnakan.


Memasuki sesi diskusi, peserta terlibat dalam diskusi terpumpun untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, serta rekomendasi terkait pengembangan kurikulum. Masukan dari alumni menjadi salah satu aspek penting karena didasarkan pada pengalaman mereka selama menempuh pendidikan dan menghadapi kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Sementara itu, masukan dari perwakilan industri, pemerintahan, dan desa diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan tenaga kerja, penerapan ilmu pengetahuan, serta kontribusi lulusan terhadap pembangunan masyarakat dan sektor kelautan.


Melalui kegiatan ini, FIKP UMRAH berupaya memperkuat keterkaitan antara proses pendidikan tinggi dengan kebutuhan nyata di lapangan. Penyempurnaan kurikulum tidak hanya diarahkan pada penguatan aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan keterampilan praktis, kemampuan adaptasi, pemecahan masalah, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi perubahan dan tantangan di sektor kelautan.
Hasil diskusi dan berbagai masukan yang dihimpun dalam kegiatan FGD ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum Jurusan Ilmu dan Teknologi Kelautan. Dengan melibatkan alumni dan pemangku kepentingan secara langsung, FIKP UMRAH berkomitmen untuk terus mengembangkan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, sekaligus mendukung terwujudnya lulusan yang kompeten, profesional, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.


