KABAR PRESTASI: FIKP UMRAH Kukuhkan Prof. Dr. Lily Viruly, S.TP, M.Si sebagai Guru Besar Bidang Peptida Biota Laut

TANJUNGPINANG – Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) kembali mencatatkan sejarah membanggakan dalam dunia akademik. Prof. Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si, dosen senior pada Program Studi Teknologi Hasil Perikanan (THP), resmi mencapai jabatan fungsional tertinggi sebagai Guru Besar (Profesor) di bidang Peptida Biota Laut. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi institusi, mengingat kepakaran Prof. Lily dalam bidang Peptida Biota Laut merupakan aset strategis bagi pengembangan sektor maritim Indonesia, khususnya dalam pengolahan sumber daya hayati laut yang berkelanjutan.

Sebagai seorang peneliti, Prof. Lily Viruly dikenal konsisten dalam mengeksplorasi manfaat senyawa peptida yang terkandung dalam biota laut. Risetnya fokus pada bagaimana protein dari laut dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang bermanfaat bagi kesehatan (bioaktif) maupun industri pangan. Keberhasilan beliau meraih gelar Guru Besar ini membuktikan bahwa dedikasi dalam riset yang mendalam dan konsistensi dalam dunia pendidikan adalah kunci utama untuk menciptakan kemajuan ilmu pengetahuan.

Dalam sebuah pernyataan yang menyertai kabar bahagia ini, ditekankan bahwa kerja keras yang dilakukan saat ini adalah investasi jangka panjang. “Dedikasi dalam riset dan pendidikan hari ini adalah fondasi bagi kemajuan ilmu dan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat,” demikian pesan yang mengiringi kesuksesan beliau.

Dekan dan seluruh sivitas akademika FIKP UMRAH menyampaikan rasa bangga dan ucapan selamat setinggi-tingginya. Kehadiran Prof. Lily sebagai Guru Besar diharapkan mampu memotivasi para kolega dosen dan mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas riset di lingkungan universitas. Dengan bertambahnya Guru Besar di bidang spesifik seperti Peptida Biota Laut, UMRAH semakin memantapkan langkahnya menuju visi sebagai pusat unggulan riset kemaritiman. Ilmu yang dikembangkan oleh Prof. Lily diharapkan tidak hanya berhenti di jurnal ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui inovasi teknologi hasil perikanan.

Laporan Oleh:

Editor

M. Johar Rudin,S.Pi.,M.Si

Scroll to Top