Beranda blog Halaman 3

ISPIKAN DPC KEPRI dan FIKP UMRAH Sukses Gelar Webinar Dengan Tema “Kupas Tuntas Kehidupan dan Manfaat Siput Gonggong Sebagai Ikon Tanjungpinang-Kepri”

0

Ahad 28 Juni 2020 Ikatan Sarjana Perikanan Dewan Pimpinan Cabang Kepulauan Riau (ISPIKANI DPC KEPRI) bekerjasama dengan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP UMRAH) sukses menggelar Webinar. Webinar dimulai pukul 09.00 – 12.00 WIB yang dihadiri kurang lebih 170 peserta dari berbagai instansi dan kota/kabupaten di Indonesia. Siput Gonggong yang merupakan ikon Tanjungpinang menjadi daya tarik bagi peserta untuk mengikuti webinar ini.

Webinar dibuka oleh Host (Khairul Hafsar) kemudian sambutan disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang (Drs. H. Ahadi), Ketua (MPHPI) Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (Ir. Ady Surya), dan Ketua ISPIKANI DPC KEPRI sekaligus sebagai Rektor UMRAH (Dr. Agung Dhamar Syakti).

Acara inti dipimpin oleh Moderator (Muin Sinaga, S.Pi) yang merupakan Wakil I ISPIKANI DPC KEPRI dan juga ASN di Dinas Perikanan Kabupaten Bintan. Webinar diisi 5 Pembicara yang berurutan di paparkan oleh :

  1. Drs. Surjadi, MT (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang) yang memaparkan materi tentang gonggong ikon Tanjungpinang dalam mendukung pariwisata Kepri.
  2. Dr. Lily Viruly, S.TP., M.Si (Dosen Teknologi Hasil Perikanan THP FIKP UMRAH, Peneliti Muda South East Asia, Food and Agricultural Center LPPM IPB) yang memaparkan materi tentang diversifikasi produk dari siput gonggong.
  3. Susiana, S.Pi., M.Si (Dosen Manajemen Sumberdaya Perairan) MSP FIKP UMRAH) yang memaparkan materi tentang habitat siput gonggong.
  4. Dr. Ani Suryanti, S.Pi., M.Si (Sekretaris ISPIKANI DPC KEPRI dan Dosen Sosial Ekonomi Perikanan SEP FIKP UMRAH) yang memaparkan pentingnya ekobiologi gonggong untuk domestifikasi dan budidaya.
  5. Dr. Muzahar, S.Pi., M.Si (Dosen Budidaya Perairan BDP FIKP UMRAH) yang memaparkan materi tentang prospek dan tantangan budidaya siput gonggong.

Pada akhir paparan pemateri moderator mempersilahkan peserta untuk bertanya dan diskusi dengan para pemateri. Pertanyaan disampaikan secara langsung kepada pemateri. Penanya terdiri dari 4 orang dari berbagai instanti dan kota/kabupaten.  Sesi diskusi ini berlangsung kurang lebih 30 menit. Banyak hal yang menarik ditanyakan oleh peserta yang dengan baik dijawab oleh pemateri. Pada akhir diskusi moderator menyimpulkan hasil webinar yang sangat menarik, terutama pada tantangan budidaya dari siput gonggong. Acara di tutup oleh host dan memberikan kesempatan pada peserta untuk menyapa para pemateri (ipp).

Kesuksesan Kembali Diraih Pada Webinar Series PS SEP FIKP UMRAH

0

Senggarang, Fakultas ILmu Kelautan dan Perikanan atas inisiasi Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan sukses melaksanakan Webinar Series dengan tema “Transformasi Pariwisata Indonesia Pasca Covid-19” pada selasa, 23 Juni 2020 melalui zoom. Kegiatan webinar ini melibatkan banyak unsur mulai dari praktisi, birokrasi maupun akademisi yang berdiskusi dan mencari solusi bersama bagaimana sektor pariwisata di Indonesia dalam menghadapi pandemi covid-19.

Kita mengetahui bersama bahwa sektor pariwisata paling terdampak terutama disejumlah daerah tujuan wisata yang selama ini menjadi favorit wisatawan baik domestik maupun mancanegara sehingga hal ini juga secara langsung berdampak pada penurunan devisa negara. Kegiatan ini disambut positif oleh plt dekan pak Azwin Apriandi, S.Pi., M.Si, beliau memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara Webinar Series dan berharap acara ini lancar serta memberikan manfaat untuk semua terutama pihak-pihak yang terlibat dalam sektor pariwisata.  

Bertindak sebagai moderator adalah Fitria Ulfah, SP.,MM merupakan Ketua Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan FIKP UMRAH dan Khairunissa, S.Pi., M.Si sebagai host yang juga merupakan dosen pada Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan. Para peserta antusias dalam mengikuti webinar ini sehingga banyak pertanyaan-pertanyaan dan diskusi dalam sesi acara baik secara langsung maupun melalui chat room pada zoom. Para peserta yang mengikuti webinar ini kurang lebih 128 orang berasal dari berbagai instansi baik pemerintah maupun swasta bisa dikatakan dari sabang sampai merauke ikut berparisipasi dalam acara ini. Sebanyak 72 instansi yang ikut ada yang dari wilayah provinsi kepri maupun dari luar seperti BPPP provinsi kepri, BPPP medan, BBRBLPP Gondol, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, KKP, Kemensos RI, PT. Rekayasa Agromarin Indonesia, LIPI dan beberapa perguruan tinggi serta politeknik juga ikut bergabung antara lain Politeknik Keuangan Negara STAN, Binus University, Universitas Indonesia, Airlangga, Brawijaya, Andalas, Halu Oleo, Mataram, Papua, Mulawarman, UGM dan lain-lain.

Program Studi Sosial Ekonomi dalam hal ini sebagai koordinator pelaksanaan webinar mengundang beberapa narasumber seperti (1) Henry Ali Singer yang merupakan praktisi pariwisata berkelanjutan sekaligus CSR Manager Banyan Tree Bintan dimana beliau berbicara tentang peluang dan tantangan pariwisata berkelanjutan pasca covid-19, (2) Dr. Ute Lies Siti Khadijah yang berprofesi sebagai dosen Program Studi Magister Pariwisata Berkelanjutan Sekolah Pacasarjana Universitas Padjajaran dan beliau berbicara tentang kemasan baru pariwisata di Indonesia, pada kesempatan webinar ini beliau menyampaikan bahwa “pariwisata adalah salah satu industri terbesar yang paling cepat berkembang di dunia dan diharapkan memainkan peran penting dalam mendapatkan kembali stabilitas social-ekonomi setelah pandemi covid-19”. (3) Hendra Yusran Siry, PhD merupakan senior policy analyst di Kementrian Kelautan dan Perikanan yang berbicara tentang new normal wisata bahari, beliau menyampaikan bahwa “sektor pariwisata mau tidak mau harus bangkit dalam menghadapi pandemi covid-19”, pada kesempatan ini juga beliau menyampaiakan SOP umum new normal pariwisata seperti mengukur suhu, pakai masker, mencuci tangan, jaga jarak, pembatasan operasional, sistem pengawasan, crowd management yang harus dilakukan dan dipatuhi dalam melaksanakan kegiatan pariwisata. (4) Wahyudin, S.Pi.,M.Si yang merupakan PhD Candidate Hiroshima University Jepang sekaligus dosen pada Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, FIKP UMRAH yang berbicara tentang pariwisata pesisir dan laut pasca pandemi covid-19 melalui pendekatan ekosistem (ipp).

Webinar Series ke-2 Prodi Ilmu Kelautan FIKP-UMRAH : Peran Oseanografi dalam Mendukung Sistem Pertahanan dan Keamanan NKRI

0

Indonesia merupakan negara maritim yang artinya wilayah lautnya lebih besar dari wilayah daratan Letak Indonesia yang strategis menjadikan Indonesia sebagai jalur silang pelayaran dunia yang dapat menimbukan keuntungan dan kerugian dalam hal pertahanan dan keamanan NKRI.

Program Studi Ilmu Kelautan Universitas Maritim Raja Ali Haji bersama dengan Program Studi Strategi Kampanye Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia menggelar Webinar Series ke 2 dengan tema “Peran Oseanografi dalam Mendukung Sistem pertahanan dan Keamanan NKRI” pada Jum’at, 19 Juni 2020 melalui aplikasi zoom meeting dan siaran langsung melalui kanal YouTube.

Webinar ini merupakan seminar ilmiah yang menghadirkan pakar tentang bagaimana peranan dan penggunaan oseanografi dalam mempertahankan keamanan dan keutuhan NKRI. Hadir sebagai narasumber yakni Letkol Laut Dr. Gentio Harsono, ST, M.Si, Dosen tetap Program Studi Studi Strategi Kampanye Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia.

Acara dibuka oleh Plt. Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji, Azwin Apriandi, S.Pi, M.Si.  Dalam sambutannya. Plt.Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji menyampaikan Jika bicara tentang isu keamanan dan pertahanan NKRI, maka Kepulauan Riau merupakan wilayah yang strategis karena laut Kepulauan Riau berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, diantaranya adalah Singapura, Vietnam, Malaysia dan China.

“semoga acara ini memberikan manfaat dan memberikan kita penambahan wawasan kita tentang peran oseanografi dalam mendukung sistem pertahanan dan keamanan NKRI”. Ucapnya

Webinar ini dipandu oleh Try Febrianto, S.Pi, M.Si selaku moderator.

Letkol Laut Gentio sebagai narasumber menyampaikan bahwa beberapa data oseanografi yang digunakan untuk pertahanan NKRI diantaranya adalah Bathimetri dan Multibeam untuk mendeteksi kedalaman dan profil dasar laut, ADCP yang dilengkapi dengan CTD dan Niskin Bottle untuk melihat karakteristik air, profil arus dan mengambil sampel air, sistem mooring yang dapat dilengkapi dengan alat-alat lainnya yang digunakan untuk melihat kondisi kolom air yang stasioner secara time series, melakukan survey pola pergerakan plankton, ikan dan crustacea yang terkadang mengganggu kapal-kapal akibat gerakan strabulasi maupun sonar dari biota-biota tersebut,

Selain itu data oseanografi digunakan untuk penentuan titik dasar garis pangkal batas maritim antar Negara. Selain itu oseanografi juga digunakan untuk melihat trasnsparansi air atau visibility laut yang sangat penting untuk kapal selam karena sangat berbahaya ketika terlihat oleh helikopter anti-kapal selam yang akhirnya akan mudah dilacak.

Selain itu dalam hal keamanan, saat berperang juga menggunakan data oseanografi diantaranya adalah data pasang surut, kedalaman, inventarisasi biota dan flourescence untuk pendaratan amphibi, dan profil gradien pantai dan gelombang untuk mobilisasi prajurit.

Webinar ini diakhiri dengan pesan dari Letkol Laut Gentio untuk saling menjaga pertahanan dan keamanan NKRI dan loyalitas terhadap Negara harus nomor satu apapun pekerjaan kita. Ketua prodi Ilmu Kelautan Aditya Hikmat Nugraha, S.I.K, M.Si mengatakan Weinar ini diikuti oleh sekitr 500 peserta yang antusias dari berbagai institusi di seluruh Indonesia (ipp).

Prodi THP FIKP-UMRAH Sukses Menyelenggarakan Webinar Series dengan Tema “Herd Immunity : New Normal di tengah Pandemi covid-19”

1

Tanjungpinang (18/6), Program Studi Teknologi Hasil Perikanan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Universitas Maritim Raja Ali Haji berhasil dengan sukses menyelenggarakan webinar dengan tema “Herd Immunity: New Normal di tengah Pandemi Covid-19”. Kesuksesan ini banyak meraih pujian dari kurang lebih 200 peserta yang berasal dari beberapa kalangan mahasiswa, praktisi, umum dan  dosen di beberapa universitas ternama di Indonesia seperti IPB, UNAND, UNRI, UNSRI, Halu Oleo, UNSYIAH, Politani Payakumbuh, Univ Teuku Umar, Politeknik negeri Tual, STPP Medan, dan lain sebagainya yang ikut sebagai peserta dalam webinar yang diselenggarakan Kamis (18/6/2020). Tinnginya apresiasi peserta dalam mengikuti webinar ini tidak terlepas dari tema yang diangkat panitia yang sangat erat terjadi pada saat ini.

Webinar yang digagas oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan yang diketuai oleh Yulia S.Pi,. M.Si mendaulat Aidil Fadli Ilhamdy, S.Pi., M.Si sebagai ketua pelaksana dan Dr. Sri Novalina A, MP sebagai anggota. Webinar diawali dengan sambutan oleh plt. Dekan FIKP Bapak Azwin Apriandi, S.Pi., M.Si yang sekaligus membuka webinar ini  menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan semua tim yang terlibat dalam keberhasilan webinar ini. Beliau mengharapkan webinar ini membuka mata kita terhadap pandemic virus covid-19 tanpa rasa takut dan juga tanpa mengabaikan protokoler yang ada. Ucapan terimakasih tak lupa beliau sampaikan kepada ketiga narasumber yang sangat luar biasa, pakar dibidangnya masing-masing, dan bersedia meluangkan waktunya untuk webinar ini. selanjutnya beliau juga menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk upaya sumbangsih FIKP UMRAH dalam mengatasi pandemic yang terjadi saat ini.

Acara yang berlangsung sore hari ini tidak menyurutkan keinginan peserta untuk mengikutinya. Rangkaian pemaparan materi yang menarik dari ketiga narasumber yang memiliki kepakaran di bidangnya  masing-masing membuat rasa ingin tahu peserta semakin meningkat. Webinar yang dipandu oleh Dr. Sri Novalina A, MP berjalan penuh makna. Diawali dari pemaparan oleh dr. Teresa Zakaria, MIPH secara virtual langsung dari Jenewa Swiss yang mengungkapkan bagaiamana karakteristik dari virus covid-19 dan apa saja yang harus dihindari agar terhindar dari virus ini. dr Teresa Zakaria, MIPH merupakan praktisi ksesehatan yang memulai karirnya di World Health Organization (WHO) dari tahun 2010 dan  sekarang tercatat sebagai health emergency officer WHOJenewa, lulusan FKUI tahun 1997 dan merupakan Master of International Public Health dari University of Sidney tahun 2009 yang memang fokus terhadap penanggulang wabah/pandemic. Penyampaian materi oleh beliau sangat mendapat apresiasi yang tinggi dari peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan lewat pesan online oleh peserta saat webinar berlangsung.

Materi ke dua yang berkaitan dengan pangan dan imunologi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Fransiska Rungkat Zakaria, M.Sc yang merupakan guru besar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang pakar dalam bidang imunologi Pangan. Prof. Fransiska menyampaikan bahwa tubuh kita memiliki sistim imun yang baik dalam menagkal virus ataupun senyawa asing yang masuk ke dalam tubuh jika tubuh kita dalam kondisi yang baik, kondisi yang baik akan diperoleh dengan cara mengonsumsi makanan yang baik, yaitu makanan yang sehat dan seimbang. Dalam webinar ini beliau mengajak seluruh peserta webinar untuk mengikuti anjuran WHO agar mengonsumsi “Whole Food” baik yang berasal dari nabati dan hasil perikanan. Makanan itu seperti Kedelai, rimpang-rimpangan, rumput laut dan lain sebagainya yang mengandung komponen bioaktif yang dibutuhkan tubuh untuk menangkal radikal bebas. Paparan materi yang belaiau sampaikan begitu lengkap, dan dirangkai dengan bahasa yang “easy listening” sehingga sangat mudah untuk dipahami.

Selanjutnya Andes Wardy, S.Psi, MM, Psikolog yang merupakan psikolog klinis yang sudah lebih dari 20 tahun berprofesi sebagai psikolog pada bidang psikologi Industri di bidang management SDM, Pengembangan SDM, Training dan motivasi, pengurus pusat Himpunan Psikologi Indonesia (PP HIMPSI) tahun 2006-2014 di Kompartemen Pengabdian Masyarakat, dosen di Trisakti School of Management, yang juga pernah menjadi relawan WHO dalam penanggulangan Psikologis Pasca Tsunami Aceh, dan saat ini adalah Managing Director Konsultan Human Capital Management, PT. Bina Bangkit Kreasi (Andes and Associates). Latar belakang Bapak Andes Wardy sebagai psikolog membuat webinar semakin seru dengan metode pemaparan yang tidak menoton, sehingga diakhir sesi penyampaian materi, peserta webinar diajak untuk mengisi sejumlah polling mengenai apa yang dirasakan peserta dengan adanya pandemic covid-19 ini, peserta begitu antusias dalam mengkuti polling dimana hasil dari polling rata-rata masyarakat memang takut akan tertular dengan virus covid-19 dan juga takut kehilangan mata pencaharian, dalam hal ini Psikolog Andes Wardy menyampaikan bahwa ketakutan itu harus segera kita minimalisir karena ketakutan-ketakutan seperti itu akan memperburuk keadaan tubuh, Psikolog Andes Wardy mengkaitkan hal ini dengan materi dari nara sumber sebelumnya sehingga tercapai keterhubungan yang sangat baik dari materi  ketiga narasumber ini.

Diakhir webinar moderator menyimpulkan bahwa pandemic covid-19 harus diwaspadai dengan selalu mengikuti protokoler covid-19 dengan tetap menggunakan masker saat berada di luar rumah, tetap menjaga jarak, mengonsumsi asupan makanan yang bergizi, serta menghindari stress, karena semua itu akan dapat meningkatkan sistim imun tubuh kita sehingga tubuh dapat mempertahan diri dari paparan covid-19 dan selanjutnya kita dapat menghindari herd immunity. Diakhir kata moderator mengucapkan terimakasih kepada seluruh narasumber dan peserta webinar dan berharap agar semua materi yang disajikan benar-benar bermanfaat dalam menjalankan kehidupan new normal di tengan pandemic covid-19 ini. (thp).

FIKP-UMRAH Sukses Gelar Pelatihan online “Pengolahan Data Perikanan menggunakan R”

0

Tanjungpinang (18/6), Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji sukses dalam melaksanakan Pelatihan Dasar Online “Pengolahan Data Perikanan Menggunakan “R” Via Zoom meeting. Pelatihan ini merupakan inisiasi FIKP-UMRAH sebagai penyelenggara, bekerjasama dengan MSP-USU, WCS, ISPIKANI KEPRI, serta IMASPERA.

Kegiatan diawali oleh sambutan yang disampaikan oleh Plt. Dekan FIKP-UMRAH, Azwin Apriandi, S.Pi., M.Si, yang selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian materi. Dalam pelaksananya, pelatihan ini dipandu oleh Dr. Ani Suryanti (Prodi SEP FIKP-UMRAH), Amanatul Fadhilah, S.Pi.,M.Si (MSP USU) berperan sebagai moderator, serta Ardiantiono, S.Si. Pg. DIP. IWCP dari Wildlife Conservation Society (WCS) Indonesia yang merupakan Alumni University of Oxford sebagai Narasumber.

Pelatihan ini diikuti oleh 112 peserta dari berbagai instansi seperti PPSPL, BRPL, BRPSDI, KEMENKO, KKP, penyuluh dan dari berbagai perguruan tinggi seperti UMRAH, IPB, UNTIRTA, UNDIP, UGM, UNIPA, UNHAS, UNAIR, UNIBRAW, UNSRI, UNJA, UNHALO, UNES, UNRI, UPI, UNA, UDAYANA, USU, UNMUL, UNSOED, UNCEN, UNU, UNLAM, STKIP PGRI, STIP Muh dan dari berbagai politeknik KP serta berbagai instansi lain.

Pelatihan Dasar Online “Pengolahan Data Perikanan Menggunakan “R” Pelatihan on line pertama kali yang dilakukan oleh FIKP UMRAH ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kemampuan menganalisis data bagi mahasiswa, dosen dan peneliti. Bentuk nyata dari pelatihan ini berupa pendampingan secara online praktik analisis data menggunakan R, pemberian Tugas ataupun mini project yang mengaplikasikan pengolahan data menggunakan R.

Materi yang disampaikan terdiri dari lima hal. Pertama fokus pada pengenalan R, perbedaan R dengan aplikasi lain seperti SPSS, Minitab dll. Hal yang menarik dari R ini adalah tidak hanya dapat diaplikasikan untuk data-data perikanan namun dapat diaplikasikan untuk berbagai bidang ilmu, bahkan R juga dapat digunakan untuk membuat sebuah peta ataupun pemodelan.

FIKP-UMRAH dinilai sukses dalam melaksanakan pelatihan ini dilihat dari jumlah peserta yang terlibat. Para peserta yang berasal dari kalangan dosen, peneliti, dan mahasiswa dengan antusias menanyakan berbagai pertanyaan kepada narasumber dan mengharapkan pelatihan lanjutan segera dilaksanakan. Tentunya ini menjadi feedback respon yang baik, dan bukti nyata bahwa pelatihan yang digelar FIKP-UMRAH berjalan sukses dengan materi yang menarik. Isi materi ini tersaji secara online pada link youtube: https://m.youtube.com/watch?v=O-qaNwwO1pM. (ipp).

FIKP-UMRAH Gelar Kegiatan Seleksi Mahasiswa Berprestasi Tahun 2020

2

Senggarang, Untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia,Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan kegiatan pemilihan mahasiswa berprestasi Tahun 2020. Untuk itu, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (FIKP-UMRAH) mengadakan seleksi pemilihan mahasiswa berprestasi pada Kamis (4/6/2020).

Proses seleksi berlangsung di kampus FIKP Senggarang melalui interview langsung maupun secara online berupa pemaparan gagasan oleh mahasiswa masing-masing jurusan. Dewan juri merupakan dosen yang terdiri dari masing-masing jurusan berjumlah 5 orang yakni; Dr. Muzahar, M.Si (Prodi BDP), Aidil Fadli Ilhamdy, S.Pi, M.Si (Prodi THP), Tri Apriadi, S.Pi, M.Si (Prodi MSP), Risandi Dwirama Putra, ST, M.Eng (Prodi IKL), dan Fitria Ulfah, SP. MM (Prodi SEP).

Sementara itu, masing-masing jurusan terdapat 2 orang mahasiswa yang mengikuti seleksi tersebut diantaranya; Satrio Manggala Bahari dan Endah Putri Apriliani (Prodi THP), M. Ramlan dan Kemala Septia Zona (Prodi MSP), Dedet Ananda dan Nugraheni Fadilah Yunita Sari (Prodi IKL), dan Dedi Kurniadi dan Tantri Silvani (Prodi SEP).

Setelah melalui seleksi, terpilih 2 orang mahasiswa dari prodi MSP yakni M. Ramlan dan Kemala Septia Zona sebagai mahasiswa berprestasi tahun 2020. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas, inovasi, dan kreatifitas sumberdaya manusia di bidang pendidikan (ipp).

Assist. Prof. Azwin Apriandi, M.Si. Ditetapkan Sebagai Pelaksana Tugas Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH

0

SENGGARANG, Terpilihnya Assoc. Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA. menjadi Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) 2020-2024 menjadikan adanya kekosongan Tugas Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UMRAH. Perlu diketahui bahwa, sebelumnya Assoc. Prof.Dr. Agung Dhamar Syakti, DEA. menjabat sebagai Dekan FIKP-UMRAH sejak tahun 2016.

Melalui Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor : 2348/UN53.0/KP/2020, Senin (18/5/2020), Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji menunjuk Assist. Prof. Azwin Apriandi, S.Pi., M.Si. sebagai Plt. Dekan Dekan Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) UMRAH.

Assist. Prof. Azwin Apriandi, S.Pi., M.Si. yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Dekan 1 FIKP-UMRAH, terhitung mulai tanggal 19 Mei 2020 s/d 19 Agustus 2020 menjabat sebagai Wakil Dekan 1 sekaligus menjabat sebagai Plt. Dekan FIKP-UMRAH (ipp).